Saturday, August 28, 2010

what an unexpected moment !!

saya bingung mulai dari mana. mungkin saat ini saya benar-benar dalam keadaan shock hingga saya memilih berdiam diri untuk beberapa saat. jadi begini ceritanya..


mengingat post-an saya sebelumnya, kemaren adalah hari terakhir saya kursus stir mobil. dan hari ini adalah hari dimana saya mengemudi mobil tanpa instruktur. tepatnya, pagi ini sekitar jam setengah enam saya latihan mengemudi mobil dengan om saya ke atm dan mengisi bensin di daerah pamulang.saat awal perjalanan, kami aman dan terkendali hingga kami sampai di tempat atm. namun, dalam perjalanan pulang, berawal dari mesin yang mati karena saya belum mahir dalam parkir-memarkir. saat di jalanan besar menuju perjalanan pulang inilah kejadian pertama dalam hidup saya terjadi.


memang dari pertama kali jalan, om saya sudah mengingatkan bahwasanya saat hendak menyalip angkot saya harus mengarahkan mobil ke kanan dari jarak jauh. mungkin, saya yang memang tak pernah menyalip dan saat kursus juga tidak pernah menyalip, salah perhitungan. saat itu om saya bilang "sen kanan", saya masih konsentrasi dengan jalanan. "hah mau kemana?" lalu saya lihat pom bensin, dan berguman "oh..pom bensin". namun saya terlambat untuk mengerem. memang dari awal saya sudah melihat angkot mengetem dihadapan saya, namun mata saya begitu konsentrasi dengan keadaan di sebelah kanan, karena ingin berbelok ke pom bensin. saat itu jalanan menurun cukup tajam. dan tanpa pernah terbayangkan sebelumnya, "DUUUAAARRR"!! saya menabrak angkot dihadapan saya. "sigh" saya menghela nafas. awalnya detak jantung saya masih normal. sesaat kemudian supir angkot mendekat dan meminta pertanggung jawaban.


saya pun turun dari mobil karena mobil harus cepat-cepat di tepikan oleh om saya. pada saat itulah saya melihat kondisi sebelah kanan mobil. awalnya saya mengira tidak sebegitu parah. seperti angkot di depan saya, hanya pecah-pecah sedikit. namun, kenyataan berkata lain, kondisi mobil bagian kanan pecah lampunya, bahkan baju kulit mobil terkelupas. Innalillahi wa inna ilaihi rajiuunn.


kaca-kaca berserakan di jalan raya. beberapa orang mengamati kami. om saya bernegoisasi dengan pak supir. saya berdiam diri di kursi mobil sedikit tak percaya atas apa yang terjadi hari ini dan berharap hanyalah mimpi. namun, ini bukan mimpi. fakta. ada latar, waktu, aktor, dan kronologisnya. 


akhirnya om saya selesai bernegoisasi. negoisasi dengan supir angkot tidaklah mudah. syukurlah akhirnya tercapai juga kesepakatan setelah beberapa kali negoisasi..alotnyaaa..


setelah itu, om saya yang mengendarai mobil. kami mampir ke pom bensin dahulu seperti niat awal kami. disinilah kami mengetahui ada beberapa kerusakan lagi yang kami temui, yaitu tidak berfungsinya atribut lampu, seperti lampu sorot, sen, dll. dan pintu sebelah kanan susah dibuka tutup. astaghfirullaaaahhh.. saya menghela nafas kembali.


dalam perjalanan pulang, saya benar-benar takut. terlebih lagi tante saya dirumah yang sebelum pergi berwejang agar kami hati-hati. haruskah saya memberikan argumen? menceritakan kronologisnya? saya akhirnya memilih diam hingga ditanya. karena saya tidak ingin saya terkesan berbicara "banyak alasan". karena apa yang terjadi, benar-benar terjadi dan itu semua murni kekhilafan saya.


saya masih tidak mengetahui apakah saya masih sanggup mengendarai mobil atau tidak. semoga kejadian hari ini tidak menjadikan saya trauma yang berlebihan, melainkan dijadikan pelajaran yang berharga bagi saya.


maafkan saya Ang No. maafkan saya Bunda.



No comments:

Post a Comment