Thursday, October 21, 2010

tak tik tok

bener-bener lagi sangat butuh banget semangattt,,ya Alllahhhhh berikan saya semangat..
iri lihat temen-temen IC yang masih bisa mati-matian begadang belajar..

Wednesday, October 20, 2010

what a day!!

hohoho,,bener-bener hari rabu itu
rabu minggu kemaren: nge-batik
rabu ini: ABBF
rabu depan: ANFISKIM dan FARFIS 1


what the!!

Sunday, October 17, 2010

sabtuku sayang sabtuku malang..

ini terjadi hari sabtu kemaren. 16 october 2010. hari ini merupakan hari UTS farfis 2. sejak hari jum'atnya saya sudah kesal karena akhirnya UTS farfis jadi hari sabtu dan pada hari jum'atnya saya pulang malam karena ada tambahan presentasi biokim (g bisa bolos,,krn saya yg presentasi). ckckckck

pagi itu, saya sudah diliputi badmood,,biasa,,saya merasa saya kurang belajar. OK, ini memang salah saya, tapi saya juga bingung, di hari-hari sebelumnya saya selalu pulang malam langsung tidur, kuliah, pulang malam, tidur,, dan terus seperti itu. dilema anak PP, kami kecapekan sehingga inginnya tidur mulu. padahal kami tahu segudang bacaan menumpuk dipikiran kami.


soal UTS diluar perkiraan, yg diujikan berat sebelah dari yg diajarkan. yasuda,,saya berharap saya mendapatkan hasil yang terbaik.. dan sesusai ujian, saya dan teman saya mencari tempat untuk mengerjakan PR bersama dan kemudian,,jreng-jreng-jreng..saya teringat akan kalkulator saya yang dibawah kursi. oh noooooooo,,,knapa bs lupa sih?.....................dan terjadilah....................
saya kirim sms ke hampir semua teman saya, apakah ada yg melihat atau tidak. dan tak ada satupun jawaban YA. saat saya kembali ke kelas untuk memastikan ada atau tidaknya, memang tak ada..


ya ampuuunnn faahhh kalkulator doangggg,,yup, ia hanyalah kakulator. tapi kalkulator itu adalah kalkulator kakak saya dari SMA. sudah berapa tahun coba? mungkin sudah berumur 5 tahun lebih kalkulator tersebut dan saya menghilangkannya. padahal ini baru awal UTS. kalkulator tersebut baru akan beraksi nanti saat UTS anfiskim dan farfis,,,hadoooooohhhhh...haruskah saya beli yang baru?? *potong tabungan dah :(


*masih saja teringat kalkulator*
*entah mengapa saya merasa memiliki begitu banyak kenangan dengan kalkulator tersebut*
:( :( :(



praktikum farset part 4

seharusnya saya mengepost ini jum'at kemaren, sesuai hari praktik tersebut. namun,,krn entah sibuk atau apa,,,saya blom baru bs ngepost sekarang jadinya..OK, saya akan memulainya,,,betapa,,hhhhhhhhh,,saya merasa praktikum kali ini kurang adanya koordinasi tangan, mata, dan pikiran..


ceritanya, praktikum kali ini adalah membuat puyer, kapsul, dan supposs. saya mendapatkan kesempatan untuk membuat kapsul terlebih dahulu. dan apakah yang terjadi???


pembuatan sediaan kapsul ini membutuhkan waktu lebih dari satu jam bagi saya. benar-benar lama. padahal biasanya saya bisa menyelesaikan setidaknya 2 resep. memang sih, ini pertama kali, tapi saya tak menyangka sampai selama ini. saya membuat 6 kapsul. sedikit memang, tapi,,,,


pada kapsul pertama (benar-benar bingung, serbuk yang ada pada perkamen tidak juga masuk seluruhnya pada kapsul), watu habis terbuang. ya, saya belum tahu trik bagaimana memasukkan serbuk dalam kapsul. begitu juga teman-teman saya yang kebagian mengerjakan kapsul pertama kali berada dalam kesulitan yang sama. para aslab pun membantu kami. berhubung tidak ada aslab yang menghampiri saya, saya hanya mencuri dengar perbincangan aslab dengan teman saya disebrang meja. dan akhirnya bergumamlah saya. oooohhhhhh..


jd, dalam memasukkan serbuk dalam kapsul, sebaiknya masukkan sebagian serbuk pada kapsul, lalu kapsul dibalik dan di ketok-ketok. dengan diketok-ketok inilah serbuk akan masuk naik dan berusaha memadatkan diri. pada saat serbuk tidak masuk kapsul, hal itu merupakan tanda bahwa kapsul sudah penuh pada. langkah selanjutnya adalah memasukkan sisa serbuk ke tutup kapsul. namun cukup satu serok (jangan-banyak-banyak , nanti g bisa ditutup). apabila, serbuk masih sisa, maka serbuk tersebut bisa dibagikan pada serbuk dalam kertas perkamen lainnya (karena serbuk dibagi secara kasat mata, maka mungkin terjadi kesalah perbedaan jumlah antara serbuk satu dengan yang lainnya ukuran kapsul juga sudah dirancang seberapa banyak serbuk yang akan masuk).


walaupum akhirnya saya tahu bagaimana cara mudah untuk memasukkan serbuk dalam kapsul, masih ada beberapa masalah yang saya alami. saat inilah saya merasa bahwa tangan saya begitu besar, padahal, biasanya saya merasa bangga bila ada yang mengatakan tangan saya besar. saat inilah saat-saat saya merasa mengapa jaari saya begitu besar? (*hal ini menyebabkan tangan saya belepotan serbuk dan saya yakin, klo hal ini diteruskan, pasien saya nanti hanya akan memelihara penyakitnya). dan akhirrrnyyyaaaaa,,,selesai sudah kapsul saya. eiiittsssss,,,ada lagi nih..serbuknya kebanyakan (*sepertinya saya salah timbang...gawat bgt dahhh)..akhirnya saya taruh sisa serbuk ke mortir dan buru-buru dicuciii,,,astaghfirullahhh,,,moga ini yang pertama dan terakhir kaliiii...


lalu beralih kebagian supposs. saya sudah sangat berhati-hati dalam menggerus oleum. berharap agar ia tak meleh. yup,,saya berhasil menjadikannya homogen dengan zat aktif tanpa meleleh...tapiiiii,,,ooohhh tapii lagi???

yuuuppp..torpedo..sebelum praktikum saya sudah beberapa kali lihat torpedo melalu mbag google. berharap saya bisa membentuknya seperti torpedo. tapi apa daya. ketakutan diri saya bahwa oleum akan meleleh mengalahkan jiwa seni pahat saya. dan akhirnyaaaa,,,LEMBEEEKKK...apa dikata,,akhirnya saya buru-buru bentuk lalu masukin kulkas. diperjalanan menuju kulkas, melihat bentuk supposs temen2 bagus-bagus...iriii nihhhh?? ahahahaha...yaaahhhh,,semacam itulaahhhh..akhirnya saya kembali ke meja dan berusaha bentuk sisa bahan berharap ia lebih bagus bentuknya.(*saya rasa yg ini lebih bagus..lalu langsung saya tukar suppos yang ada di kulkas) fiiuuuuuuhhhhhh...


namun,,,waktu yang tak pernah peduli pada saya, terus lari sekencang-kencangnya. resep terakhir blom dibuat. waktu tinggal 15 menit. saya buru-buru nimbang, gerus,,,dan langsung lipat sana-sini,,,membentuk 10 puyer..sambil beracu pada teman didepan saya Rina, saya terus berusaha mempercepat gerakan tangan saya...walhasil puyernya kelebaran dan kepanjangan :(


yaahhhh,,,begitulahhh ceritanyaaa,,,minggu depan UTS,,semoga saya g deg-degan dan fokus pada kerjaan sendiri (*biasanya sambil lihat pekerjaan teman saya -kadang dy salah sesuatu jd saya tegur- atau -terkadang saya lihat-lihat langkah-langkah dy bikin obat biar pasa saya buat resep itu g kagok).


Bismillahirrahmaanirrahiiimmmmmm....!!!! ciaoooo uffaaahhh!!!!
*pokoknya hrs bagus!!



Thursday, October 14, 2010

batikku, batik tulis.

pagi ini, merupakan hari yang lumayan cerah. walau saat bangun tidur dah mulai gusar karena belum ngeprint bahan presentasi dan juga membaca suatu MK yang membuat keributan di hari ini. Alhamdulillah saya tidak terlambat sampai kampus (biasanya 63 nya lama banget) dan sesampainya di kelas, saya dengan mantap memilh kursi yang paling depan.


ialah Anfiskim. analisis fisikokimia. merupaka salah satu MK yang diajarkan oleh dosen kami yang begitu *disiplin* (entah kata apa yang pas untuk menggambarkan). beliau mungkin ditakuti oleh semua anak didiknya, dari senior-senior saya, hingga katanya sih dosen lain juga sedikit takut dengan beliau.


dimulai dari OHP yang kabur dan ada salah satu teman saya yang telat, sang bapak mulai emosi. "x" teman saya yang pada hari sebelumnya diusir dari kelas karena dikira tidur oleh sang bapak, dipanggil untuk duduk di urutan depan.


saat pelajaran berlangsung, sepertinya mood bapak sedang jelek. kebanyakan dari kami, kaku bisu berhadapan dengannya. mulailah rentetan kekesalan sang bapak akibat kami yang tidak bisa menjawab soal. bahkan yang tidak membawa kalkulator disuruh keluar. (untungnya kalkulator saya selalu di tas. walhasil saya menetap di kelas). namun, terbesit penyesalan di hati saya. mengapa saya tidak keluar saja. sang bapak terus marah-marah dengan mengeluarkan nama hewan ragunan dari mulutnya. bahkan doa-doa buruk keluar dari mulutnya. Astaghfirullah..


sepanjang pelajaran itulah kami masing-masing mendapatkan hukuman untuk menulis jawaban yang tidak bisa kami jawab sebanyak 100x dan pertanyaan yang tidak bisa kami jawab ada 6. hal ini berarti kami harus menulis 600 kali dan hukuman ini harus dikumpulkan jam 4nya..ohhh tidaaakkkkk...

entahlah, saya berusaha membaca materi sebelum kuliah. saya juga yakin beberapa teman saya melakukan hal yang sama. mungkin ketakutan kami terhadap bapaknya inilah yang membuat kami tak bisa berkata-kata, atau bahasannya yang sulit mengerti, ataukah memang kami terlalu bodoh seperti yang dikatakan bapaknya (-____-).


istilah hukuman inilah yang kami sebut "ngebatik". setiap angkatan sepertinya pasti merasakannya. namun, dengan ini, terlihat keakraban diantara kami dan antar angkatan. kami saling membantu menyumbangkan tulisan. 1 orang 10 baris pun sangatlah berarti dibandingkan tidak sama sekali.


yang sangat saya sayangkan adalah bahasa sang bapak. tidak baik untuk seorang dosen yang saya sangat yakin begitu banyak ilmu yang ia miliki. banyaknya ilmu memang tidak dapat dibandingkan dengan akhlak. (apalagi ilmu farmasi) banyak nasehat yang beliau berikan pada kami khususnya mengenai kerja keras.


entah sikap apa yang sebaiknya saya berikan untuk beliau. disatu sisi, saya sangat tidak menyukai dengan gaya bahasanya saat marah. sisi lain, nasihat yang beliau katakan adalah benar. dan saya tidak jarang sering satu bis dengan beliau (63). pernah sekali saya menyapa. dan saya menanyakan sekedarnya seperti dimana rumahnya. namun, keesokkan harinya, saya tidak menyaanya. entah mengapa saya jd malas bicara bila sudah terlambat. entah apakah sang bapak mengenali saya atau tidak. yang jelas, saya tidak ingin bertemu beliau dahulu. saya tidak ingin hal-hal buruk yang ada pada dirinya adalah sesuatu yang saya ingat tentangnya.


satu doa untuk beliau, ya Allah berikanlah hidayah kepadanya..


*batikku batik tulis akan kuingat selalu...
*yang saya ingat adalah wajah kami pucat pasi, seusai kelas kami tertawa mengulang kronologi yang ternyata banyak kalimat-kalimat lucu yang dijadikan bahan candaan kami. astaghfirullaaaaahhh..

Saturday, October 9, 2010

praktikum farset part 3

praktikum kali ini saya sedikit merasa kesal. kesal terhadap diri saya sendiri. hhhh..entah mengapa saya terlalu ceroboh hanya gara-gara ingin cepat-cepat menyerahkan hasil kerja praktikum hari itu.

begini ceritanya..
sombongnya, dari awal saya sudah sombong bahwa praktikum kali ini sangatlah mudah. saya hanya perlu menggerus, bungkus perkamen dan menimbang. dan inilah akibat kesombongan saya, astaghfirullahhh,,,


tidak seperti biasanya, resep kali ini mulai diberikan etiket pada hasil racikan. entah apakah saya yang lupa atau terlalu terbiasa melihat penulisan etiket pada obat yang biasa saya dapatkan, pada saat menuliskan signa pada etiket, saya menuliskannya dengan angka (bukan huruf) 3x1. walhasil saat penyerahan racikan saya diomeli. penulisan etiket tersebut seharusnya menggunakan huruf. sebagai contoh sehari tiga kali satu bungkus. tidaaaakkkk,,hingga saat ini saya masih tidak tahu mengapa harus ditulis dengan kata-kata bukannya angka (entah mengapa saya merasa bahwa obat yang biasa saya dapat jika sakit selalu memakai angka dalam etiket). ok, saya harus mencari tahu!! (aduh fahh,,gini aja g tahu,,mau jadi apa kamu faahhh?? tapi saya beneran g tahu -___-).


satu lagi yang jadi bahan omelan. pada etiket parasetamol, sama menuliskan kalimat "sesudah makan". sebenarnya saya benar-benar tidak sengaja menuliskan itu. karena awalnya saya menulis 3x1 se- yang awalnya mau ditulis kata sehari, karena merasa aneh, akhirnya tertulislah sesudah makan. hohoho..mba fitra marah karena saya asal tulis saja. padahal parasetamol bisa kapan saja diminum, sesudah atau sebelum makan bisa. (takkan lagi saya jd orang sotok,,hhuhuhuhu). 


dan satu lagi, etiket bedak tabur..oh oh oh,,dengan bodohnya saya menuliskan "oleskan 3x1". bahkan awalnya saya juga bingung mengapa saya menuliskan kata oleskan (tadinya mau ditulis "taburi"). kena semprot lagi dah. mba fitra bilang cukup ditulis untuk pemakaian obat luar. namun karena dalam etiket biru sudah ada kata-kata obat luar jadi boleh tidak ditulis apa-apa. oh, kakakakkkkk,,,saya tidak pernah dapat obat tabuuurrrr...grrrrr..mana saya tahu etiketnya gitu..


walhasil, yang sangat saya sesali adalah sepertinya resep yang diterima hanya 2 dari 3. dan itu gara-gara ETIKET..ampuuunnnnn..


well, saya akui, etiket sangatlah penting. karena etiket berisi aturan pemakaian obat. bila saja penulisan etiket salah, pasien bisa salah aturan dalam mengkonsumsi obat.


saya benar-benar kesal pada diri saya sendiri. huhuhu. saya benar-benar g habis pikir, kok bisa yaa,,saya dengan cerobohnya menulis etiket seperti itu (benar" asal-asalan). apa jadinya pasien saya nantiii...huhuhuhuuu...benar-benar harus banyak belajar..


*teman saya bingung, mengapa saya sangat kesal dengan ini. padahal beberapa teman saya melakukan hal yang sama juga. alasan saya simpel. masa depan saya dasarnya ada dalam praktek ini. hohohooo..semoga kekesalan ini terus membekas, sehingga saya dapat berhati-hati dalam menulis etiket. amiiinnnn..


*harus senang, bentar lagi UTS,,semangat fah!!!!

Sunday, October 3, 2010

janur kuning

bila saya hitung berapa teman saya yang sudah menikah, mungkin saya tidak tahu sudah berapa banyak. iin, iis, uas, shofi, tobiah, nung dan masih ada lagi karena saya lupa siapa saja. itu teman-teman sd saya. dan hari ini teman smp saya, afifah melangsungkan akad nikahnya.


saat ini saya masih 19 tahun, begitu pula teman-teman saya di atas. saya belum menikah dan mereka sudah. yang jelas, saya tidak berhak bicara mengenai terkaan-terkaan alasan mengapa mereka menikah di usia muda. mungkin bagi saya usia saat ini tergolong muda, namun di bagian bumi sana, ada yang menganggap usia ini sudah selayaknya untuk menikah.


tiap kali ada teman yang menikah, pikiran pertama yang ada dalam pikiran saya adalah sama siapa? (ya iyalah..). kedua, saya merasa merinding. ahahaaahaa,,saya jadi malu masih sering merasa diri ini masih kecil. ketiga, semoga langgeng aja dah..


jadi, apa?? hadooohh..yang sangat jelas dipikiran saya saat ini adalah UTS yang kian mendekat, presentasi biokim, jurnal praktikum biokim, PR anfiskim dan segudang buku-buku yang belum juga kunjung saya baca (beneran nih ini yang dipikirin?? ahahahaa). dengan kata lain, saya belum benar-benar berpikir ke arah kapan saya akan merangkai janur kuning.


*untuk teman-teman saya yang sudah menikah, yang langgeng yaaa,,,moga jadi istri dan ibu yang baik.. :)

praktikum farset part 2

praktikum sesi ini, sesi pengenceran zat aktif. tidak begitu banyak masalah, baik itu dari saya sendiri maupun teman-teman. hal ini bukan berarti tidak berarti apa-apa. tetap ada yang harus diperhatikan. seperti, perbandingan pengenceran yang optimal. yaitu diusahakan agar perbandingan pengenceran tidak terlalu besar, sehingga mengakibatkan banyaknya zat aktif yang terbuang akibat sisa pengenceran. ada satu lagi, untuk memudahkan, sebaiknya dalm menimbang dipakai sistem ad. contohnya 4950 mg. janganlah memakai anak timbangan 4 gr, 500 mg, 2 x 200 mg, dan 50 mg. sebaiknya pakai anak timbangan 5 gr sebelah kiri dan 50 mg sebelah kanan sehingga tidak merepotkan perhitungan.