hurrraayyyy,,,akhirnya ada juga hari libur. yup, tepatnya hari ini saya libur kuliah. mengapa? pak Obama (orang no 1 di dunia) bekunjung ke Indonesia dan UI adalah salah satu tempat yang akan dikunjungi beliau.
gossip sudah beredar sejak entah kapan bahwa kedatangan Obama akan meliburkan kuliah kami. senang, ya tentu saja karena UTS akhirnya berujung juga pada kemaren senin. kepenatan-kejenuhan belajar akhirnya (sedikit) hilang. tapiiii,,,tahukah apa yg terjadi sebelum hari ini,,,
malam selasa, saya menpatkan sms dari salah satu teman saya. seperti ini kira-kira:
rin*: fah tahu kabar papi hari ini ngapain?
ani*: fah hari ini papi nonjok mahasiswi
well, sangat hangat topik ini. sayangnya saya melewatkannya dengan tidup lelap. keesokan paginya saya balas sms hanya dengan kata "beneran?''
selasa, saya datang ke kampus, langsung saya tanya kabar papi dan si mahasiswi *et daaahh,,rasanya sudah basi banget*. tiap orang membawa versi berbeda. yg jelas adalah papi menampar kemudian menonjok sang mahasiswi. kami benar" shock dan takut karena kejadian ini bisa saja menimpa kami -__- (katanya sih sang mahasiswi pipinya memar, pingsan dibawa RS, g tahu bener apa ga, tapi ini benar" kekerasan)
lalu datang jarkom bahwa kami diharuskan datang ke gd farmasi sebelum jam 6.30 pagi, karena papi tidak juga bisa dihubungi mengenai ada tidaknya kuliah rabu hari ini. oh noooo,,,apa kabar saya? bagaimana harus sampe depokk sepagi itu? jam tujuh sampe urusan sama polisi, g masuk, urusam ama papi.. -___- (tapi hati ini yakin g mungkin ada kuliah..toh UI, margonda harus disterilkan)
oh obama-oh obama,, anda berhasil membuat ui kerepotan, semak belukar dirapihkan jalanan aspal mulus, kuliah diliburkan,,sekalian aja kuliah umumnya d gd MIPA biar gedungnya dibagusin,,ahahaha,,maunyaa :-)
ada yg ketinggalan, selasa pagi, saya dan beberapa teman saya biasa mengerjakan jurnal farset di belakang FKM, dan jeng-jeng-jeng-jeng,,papi lewat.............................................hening........................................
tapak sepatunya terdengar jelas di telinga kami dan ia berhasil membuat kami semua tertunduk, tapi satu yg tidak biasa terjadi, ia berjalan sedikit tertunduk dgn muka sedikit sedih. ada apa gerangan?
kejadian kekerasan memang sudah dilaporkan pada ketua kurikulum, sekertaris, dosen senior. namun belum disampaikan pada ketua departemen karena beliau masih di Taiwan. apakah papi baru saja ditegur oleh mereka?
ternyata papi telah mendapatkan Surat peringatan, dulu...sekarang apakah lagi? *SP ketiga wassalam*. sedih, senang, saya ga tahu mana yang saya rasakan. satu sisi saya menghormati ajaran-ajaran beliau, nasihat-nasihat beliau. satu sisi saya tidak suka sikap, kata-kata yang menurut saya kurang baik untuk seorang dosen. atau mungkin, menurutnya, ini adalah cara yang menurutnya terbaik yg dapat membuat kami was-was sehingga belajar sebelum kuliahnya. pernahkan beliau memikirkan tentang semua ini? pasti. tapiiii... entahlah,,semoga beliau diberikan yang terbaik dan diberikan Hidayah oleh Allah,,,Amiiinnn
No comments:
Post a Comment