entah mengapa, digoksin memilik daya tarik yang unik. tipisnya batas antara efek terapi dan toxicnya membuat saya terkagum-kagum. dan entah mengapa (lagi), saya begitu penasaran siapa sebenernya digoksin ini (setelah beberapa kali muncul di kuliah OGK).
dihasilkan dari tumbuhan digitalis. tumbuhan yang sangat cantik. membuat jantung berdegup-degup (lebay), yang oleh karenanya ia digunakan sebagai terapi gagal jantung.
digoksin memberikan efek inotropik positif, kronotopik negatif dan mengurangi aktivitas simpatis. oleh karenanya, digoksin diindikasikan untuk pasien gagal jantung dengan fibrilasi atrium dan pasien gagal jantung dengan ritme sinus yang masih simtomatik.
yang sangat disayangkan adalah, ia memiliki banyak musuh. adapun musuh-musuhnya yang penting adalah:
kuinidin, verapamil, amidaron
menghambat P-glikoprotein di usus dan tubulus ginjal --> peningkatan absorbsi dan penurunan eksresi
rifamisin
induksi P-glikoprotein di usus --> penurunan kadar plasma digoksin
aminoglikosida, siklosporin, amfoterisin B
gangguan fungsi ginjal --> eksresi terganggu, kadar plasma naik
kolestiramin, kaolin pektin, antasid
mengadsorpsi digoksin --> adsorpsi turun
diuretik, tiazid, furosemid
hipokalemia --> toxicitas digoksin
B-blocker, verapamil, diltiazem
perlambat konduksi AV dan mengurangi efek inotropik digoksin
oleh karenanya, supaya tidak terjadi perang saudara obat, dibutuhkan pengetahuan obat apa saja yang sedang dijalankan atau penyakit apa yang sedang dialami atau pernah dialami. dan banyak lagi yg ahrus diperhatikan..
dihasilkan dari tumbuhan digitalis. tumbuhan yang sangat cantik. membuat jantung berdegup-degup (lebay), yang oleh karenanya ia digunakan sebagai terapi gagal jantung.
digoksin memberikan efek inotropik positif, kronotopik negatif dan mengurangi aktivitas simpatis. oleh karenanya, digoksin diindikasikan untuk pasien gagal jantung dengan fibrilasi atrium dan pasien gagal jantung dengan ritme sinus yang masih simtomatik.
yang sangat disayangkan adalah, ia memiliki banyak musuh. adapun musuh-musuhnya yang penting adalah:
kuinidin, verapamil, amidaron
menghambat P-glikoprotein di usus dan tubulus ginjal --> peningkatan absorbsi dan penurunan eksresi
rifamisin
induksi P-glikoprotein di usus --> penurunan kadar plasma digoksin
aminoglikosida, siklosporin, amfoterisin B
gangguan fungsi ginjal --> eksresi terganggu, kadar plasma naik
kolestiramin, kaolin pektin, antasid
mengadsorpsi digoksin --> adsorpsi turun
diuretik, tiazid, furosemid
hipokalemia --> toxicitas digoksin
B-blocker, verapamil, diltiazem
perlambat konduksi AV dan mengurangi efek inotropik digoksin
oleh karenanya, supaya tidak terjadi perang saudara obat, dibutuhkan pengetahuan obat apa saja yang sedang dijalankan atau penyakit apa yang sedang dialami atau pernah dialami. dan banyak lagi yg ahrus diperhatikan..
No comments:
Post a Comment