Sunday, May 8, 2011

Asperger, Cellulitis, dan Melanoma

beberapa hari yang lalu saya kehilangan koneksi internet, padahal hampir seluruh tugas, deadline minggu ini. walhasil minggu ini bener" ngebut. di tengah kehampaan bingung ngapain, karena mo ngerjain tugas jg g bisa krn g da internet (klo punya perpus dirumah sih bisa..sayangnya g ada -_-), selain tidur, akhirnya saya menemukan hobi yang sudah lama menghilang. membaca.

setidaknya terdapat 4 penyakit yang diderita oleh tokoh-tokoh dalam novel ini. Asperger, Autisme, Melanoma, dan Cellulitis. Autisme dan melanoma sering saya dengar, sedangkan asperger dan celluitis, saya akui, saya tak tahu.

Asperger disebut juga autisme ringan. berasal dari nama Hans Asperger, seorang dokter spesialis anak asal kota Wina, Austria. Pada tahun 1940, ia  menggambarkan pola perilaku khusus pada pasien-pasiennya, terutama pasien laki-laki. Asperger memperhatikan, meskipun anak laki-laki tersebut memiliki tingkat intelegensia yang normal serta kemampuan bahasa yang baik, namun mereka memiliki kekurangan dalam kemampuan bersosialisasi. Umumnya mereka tidak mampu berkomunikasi secara efektif serta kemampuan koordinasi yang kurang baik. Dalam novel diceritakan, bahwa penderita aktif bekerja namun tidak banyak bersosialisasi. Ia memiliki rutinitas yang sama setiap harinya, kapan ia bangun tidur, kapan berangkat kerja, bahkan setiap minggunya memiliki menu yang sama untuk hari yang sama atau menjawab dengan jawaban sama untuk setiap pertanyaan yang sama. tanda lainnya adalah ia memiliki ketertarikan/minat yang tinggi terhadap sesuatu.

(tak mencantumkan foto penderita asperger, ada yang mau jd model? hhhehehe)

adapun cellulitis adalah infeksi umum pada kulit dan jaringan lunak bawah kulit. Hal ini terjadi ketika bakteri menyerang kulit yang luka atau normal dan mulai menyebar di bawah kulit dan masuk ke jaringan lunak. bakteri yang suka isengnya adalah Streptococcus dan Staphylococcus.
(sunggih ini penyakit serem banget, jd pilih gambar ini, yang lain menakutkan)

sedangkan melanoma adalah tumor ganas pada melanosit, karena melanosit bertanggung jawab untuk memberi warna kulit, oleh karena itu, adanya tumor ganas pada melanosit ini menyebabkan lesi hitam lebar seperti tahi lalat yang melebar dan jauh lebih besar.
 
(berhubung gambar yang lainnya menyeramkan, saya pilih ini saja)

No comments:

Post a Comment