Saturday, November 5, 2011

"boleh kenalan?"

mungkin bagi kalian pengguna hp pernah mengalami ini. dengan berbagai tujuan, dari penipuan, hipnotis, bahkan iseng minta kenalan. benar" kurang kerjaan (justru mereka g ada kerjaan, atau memang ini kerjaannya)

ntah hari itu hari apa, yang jelas malam" di mana saya sedang badmood karena jalanan yang macet dan angkot yang ngetem kelamaan. bertempat di angkot, sebuah nomor tak terdaftar, terdaftar d panggilan tak terjawab di hp saya. dikira teman ntah siapa yang takutnya mau nanya sesuatu akhirnya saya sms "maaf ini siapa?". tak juga 1 menit, sang no muncul memanggil, ketika diangkat, setelah salam, saya bilang ini siapa. dari awal mendengar suara sudah curiga. akhirnya keluarlah kalimat:
"boleh kenalan?"
wah-wah-wah, sedetik sesudahnya langsung saya matikan. apa coba? nambah kesal saja. dan kekesalan terus berlanjut. sepanjang malam hp saya terus bergetar panggilan masuk.

esoknya, ntah berapa banyak dy mencoba menelpon, lebih dari 1000 kali mungkin (lebay). awalnya saya biarkan, toh nanti dia bosan dan jera pada akhirnya. tapi tidak, hingga ujian kemaren, hp saya tetap saja diganggu -,-.

hingga hari ini, hp terus saja berdering, terkadang dengan nomor lain (berasa saya gampang tertipu apa?). bukannya dia yang jera dicuekin, ujung"nya saya yang JERA!. walhasil saya nonaktifkan no saya. sekali diaktifkan, tuh nomor muncul. sungguh mengesalkan. kalau saya angkat dan bilang sesuatu "kata-kata kasar" agar tidak mengganggu saya rasa g akan mempan juga, yang ada dia senang akhirnya saya angkat panggilannya. Rina bilang "udah cuekin aja". ya,ya,ya dari awal sudah dicuekin, lha klo trus-trusan? harus ganti nomor? maaf, saya malas ganti nomor, apalagi hanya karena alasan ini -_-.

mungkin jalan terbaik saat ini adalah saya akan menonaktifkan sim2 (xl) saya dulu hingga dy tidak lagi muncul. bagi teman-teman yang ingin menghubungi saya, silahkan hubungi saya lewat sim1 (simpati), email, twitter, atau fb. jangan marah ya,, kalau beberapa sms kalian susah menjangkau dan tak ada balasan. akhir kalimat, terima kasih atas perhatiannya. semoga sang "tersangka" lekas jera.

No comments:

Post a Comment