Sunday, September 19, 2010

Praktikum farset part 1

berhubung memang ini kerjaan seorang apoteker nantinya, saya harus mengingat kesalahan untuk kebaikan selanjutnya.
1. wadah obat : wadah harus disesuaikan dengan jumlah obat yang di berikan pada pasien, bila jumlah obat sedikit, pilih wadah yang kecil. hal ini dimaksudkan agar sang pasien tidak curiga bahwa ia mendapat obat yang benar. bila wadah besar, obat sedikit, pasien akan mengira bahwa obatnya dikurangi.
2. paraffin liquidum : berhubung kemaren beleber kemana-mana, agar tidak beleber, perkamen dilipat dua, lalu oleskan paraffin membentuk setengah lingkaran, sehingga saat lipatan dibuka, terbentuk lingkaran di tengah kertas perkamen. ingat diolesi, bukan ditetesi.
3. kalibrasi digunakan untuk takaran dalam jumlah tidak tertentu dengan menggunakan gelas ukur. contohnya 23,8 ml atau untuk menandai botol yang tidak ada batasnya. selain itu, dalam mengukur volum zat yang panas, sebaiknya kalibrasi dilakukan dengan air suling terlebih dahulu. karena gelas ukur tidak tahan panas.
4. untuk vaselin yang dimasukkan dalam pot plastik, jangan lupa ditok-tokkan ke meja agar vaselin turun ke dasar wadah.
5. menimbang sirup sebaiknya langsung dibotolnya. yaitu menara dengan menggunakan dua botol yang memiliki ukuran yang sama.
6. ingat lipatan kertas untuk sediaan serbuk, jangan terlalu lebar, kecil, dan kepanjangan. lipatan harus rapi.

oke,,mungkin ini terkesan sangat dasar, tapi ingat, hal-hal yang mendasar itu tidak baik dilupakan..  :)

No comments:

Post a Comment